Mahasiswa Menggalang Aksi Menolak Parkir Berbayar

129

Pamflet bertuliskan "Tolak Parkir Bertarif" di tunjukkan sebagai bentuk penolakan terhadap penerapan tarif parkir di UPI, dalam aksi yang tergabung dalam Komite Mahasiswa Tolak Parkir Berbayar di UPI, Kamis (3/3).

Bumi Siliwangi, isolapos.com-

Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan diri sebagai Komite Mahasiswa Tolak Parkir Berbayar di UPI, mengadakan aksi dengan berorasi di depan pelataran parkir bekas gedung Pentagon, menolak pemberlakuan pemungutan tarif parkir di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Kamis sore (3/3)

Dalam orasinya, mereka meneriakan bahwa penarifan parkir di UPI merupakan usaha komersialisasi pendidikan, merekapun menilai bahwa hal tersebut sebagai suatu tindakan pemerasan kepada mahasiswa, dan harus secara penuh ditolak.

“Secara keras kami menolak ketidak bijakan universitas untuk memungut uang parkir, apapun bentuknya tanpa syarat,” tegas Restu Nur Wahyudin, sebagai koordinator lapangan aksi tersebut.

Beberapa mahasiswa pengendara kendaraan bermotor juga terlihat membuang dan menyobek karcis parkir Tanda Masuk Kampus (TMK) uji coba, ketika melihat aksi tersebut.

Restu mengancam, jika suara mereka tidak segera direspon pihak universitas, mereka akan mengadakan aksi besar-besaran untuk menolak penerapan tarif perparkiran tersebut, dengan mengerahkan semua organisasi kemahasiswaan yang ada di UPI.

“Kami juga mengajak kepada semua mahasiswa dan civitas akademika yang tidak setuju penerapan perparkiran di UPI, untuk bergabung bersama kami menolak pemerasan ini,” Ujar Restu seusai aksi. [Isman R Yusron]

Comments

comments