Tidak Mampu Bayar, Mahasiswa Turun Ke Jalan

Bumi Siliwangi, Isolapos.com-

Propaganda yang ditempel di punggung salah seorang mahasiswa PLB saat penggalangan dana di gerbang masuk UPI, Jum'at (25/11).

Penggalangan dana bagi mahasiswa Jurusan Pendidikan Luar Biasa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) 2011 yang belum melunasi biaya masuk UPI, dilakukan di beberapa titik di kampus. Aksi yang dilakukan Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Luar Biasa (HMJ PLB) tersebut merupakan salah satu bentuk protes HMJ PLB kepada birokrat UPI. Pasalnya sampai hari ini universitas belum memberikan kepastian bagaimana kebijakan yang akan diberikan pada mahasiswa baru yang belum bisa membayar sampai batas akhir pembayaran, yaitu 30 November 2011. “Untuk bertemu (dengan pemangku kebijakan di UPI-red) saja susah,” keluh Ketua HMJ PLB, Asep abdul Aziz saat ditemui saat penggalangan dana di depan Bank Negara Indonesia UPI, Jum’at (25/11).

Di jurusan PLB terdapat enam mahasiswa yang belum bisa membayar biaya masuk UPI sampai 30 November 2011.  HMJ PLB telah membentuk tim Analisis untuk mengetahui latar belakang keenam mahasiswa tersebut. “Hasil dari tim analisis, mereka semua pantas untuk dibebaskan biaya masuknya,” ucap Asep.

Mahasiswa PLB 2010, Wida Iskandar yang turut menggalang dana bagi rekannya mengatakan, bahwa seharusnya universitas membebaskan biaya masuk bagi enam rekannya. “Kasihan mereka benar-benar perlu dibantu,” katanya.

Mahasiswa penangguhan PLB 2011, Rifka Istiqomah mengungkapkan harapannya agar UPI memberikan pembebasan pembayaran biaya masuk atau keringanan. “Usaha ibu saya kena tipu, keluarga sedang terbelit hutang,” keluh Rifka. “Saya sih mau bayar tapi kondisinya memang tidak ada, ya mau gimana,” tambahnya. [Siti Haryanti]

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *