Peduli Lingkungan Mencegah Global Warming

60

Secara simbolik, perwakilan Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Adang Kusnadi memberikan bibit pohon kepada ketua pelaksana Talk Show Isu Pemanasan Global (Global Warming) Kesadaran Komunitas dan Konservasi Lingkungan, di ruangan Book Store Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Minggu (18/12).

Bumi Siliwangi, isolapos.com-

Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan, Jurusan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) menyelenggarakan Talk Show bertajuk Isu Pemanasan Global (Global Warming) Kesadaran Komunitas dan Konservasi Lingkungan, di ruangan Book Store Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Minggu (18/12).

Acara dihadiri perwakilan dari Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kecamatan Sukajadi, HIMPAUDI Bandung Wetan, Pramuka UPI, Organisasi Siswa Bandung Selatan, Newgreen Institut Teknologi Bandung, Pendidikan Formal dan PKBM Mistiatul Anwar. Talk show ini menghadirkan pembicara dari Wahana Lingkungan Hidup (WALHI), Adang Kusnadi dan bidang kesehatan yang dihadiri oleh dr. Rikha Fatmawati.

Ketua Pelaksana, Cucu Hodijah menjelaskan, diadakannya talk show ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran lingkungan serta menumbuhkan karakter peduli lingkungan sejak dini. “Khususnya bagi para tutor-tutor PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) agar dapat menumbuhkan karakter kesadaran pada anak,” ujarnya.  “Kini, seorang anak umumnya lebih menurut apa yang diujarkan oleh gurunya di sekolah dibandingkan dengan apa yang orang tua perintahkan di rumah,” tambah Cucu.

Dalam acara itu, Adang membahas kondisi udara lingkungan khususnya di Bandung. Materi diiringi dengan pemutaran film yang berisikan kerakusan manusia dalam mengeksploitasi alam tanpa tanggung jawab. “Ketika udara tercemar oleh timbal, udara tersebut mengendap di bawah ozon selama empat sampai empat puluh hari,” kata Adang.

Dia menjelaskan, udara yang tercemar akan menyebar dengan kecepatan 10-100 km/jam di bawa angin. Salah satu cara penanggulangan masalah udara akibat timbal dapat dilakukan dengan menanam pohon Trembesi (Mahoni). “Hal ini karena tanaman tersebut merupakan tanaman penghasil oksigen terbanyak,” jelas Adang.

Puji Astuti, salah satu peserta mengakui antusias mengikuti acara ini. “Saya  sekarang lebih tergugah lagi untuk peduli lingkungan dan terinspirasi untuk Go Green,” ujar Puji, perwakilan dari Pramuka UPI.

Di akhir acara, Adang atas nama WALHI menyerahkan enam jenis pohon secara simbolik kepada ketua pelaksana Talk Show yang kemudian diserahkan kembali kepada setiap perwakilan undangan. [Syamsiyatul Mila]

Comments

comments