Kecelakaan, Dua Alumni UPI Belum Ditemukan

12
Ilustrasi

Bumi Siliwangi, isolapos.com-

Kabar terakhir yang didapat isolapos.com, korban kecelakaan yang menimpa dua Alumni UPI, peserta Sarjana Mendidik Terdepan, Terluar, Tertinggal (SM3T), hingga kini (27/11) ternyata belum ditemukan.

Salah seorang kawan Winda yang selamat dalam kecelakaan itu, Ira Fathrya Ulfha, mengungkapkan kabar Winda Yulia sudah ditemukan dalam kondisi kritis ternyata tidak benar. Menurut keterangan Ira yang dihubungi isolapos.com via telepon seluler, menyatakan bahwa yang selamat dan dalam kondisi kritis adalah peserta SM3T lain asal Universitas Negeri Medan.

Sebelumnya, diberitakan isolapos.com, Direktur Direktorat Akademik, Agus Taufik, mengatakan Winda ditemukan dalam kondisi kritis. Namun, menurut Ira,  baik Winda maupun Geugeut Zaludiosanua Annafi hingga saat ini belum ditemukan. Hanya tas dan belanjaan Winda saja yang ditemukan. Selain itu, dua awak perahu ikut hilang dan perahu ditemukan dalam keadaan rusak parah.

Ira sempat menceritakan peristiwa nahas yang menimpa kawannya Winda dan Geugeut di sungai daerah Batu Katak. Saat itu, terdapat sembilan orang dalam perahu yang terdiri dari dua orang awak perahu, empat orang alumni UPI, dan tiga dari Universitas Negeri Medan (UNIMED). “Saat kami berangkat, keadaan air sedang naik dan beban dalam boat terlalu berat,” jelas Ira. Ia menambahkan, dalam perahu terdapat semen, barang belanjaan, dan lain-lain. Namun, sayangnya kelebihan beban di perahu nampaknya tidak dihiraukan.

Perjalanan dari pelabuhan Kota Aceh menuju Simpang Jernih normalnya hanya empat setengah jam. Namun, perjalanan para peserta SM3T kali ini kurang lebih selama delapan jam. Mereka berangkat dari Pelabuhan Kota Aceh  pada pukul 08.15 WIB dan sampai di Simpang Jernih pada pukul 16.00 WIB. Setibanya di Simpang Jernih, turun tiga orang, yaitu satu orang peserta SM3T dari UNIMED dan dua orang peserta SM3T dari UPI, salah satunya adalah Ira.

Saat berhenti di Simpang Jernih, perahu sudah terlihat keberatan. Sebelum sampai Simpang Jernih, air sudah terlihat masuk ke dalam perahu. Ira menceritakan, keadaan perahu dan air nampak sudah hampir sejajar, padahal perjalanan menuju Maligi masih cukup jauh.

Magrib setelah kejadian, Ira mendapat telepon dari mahasiswa asal Medan. Mahasiswa tersebut menjelaskan bahwa Winda, peserta SM3T  asal UPI mengalami kecelakaan dalam perjalanan menuju Maligi. “Winda terlebih dahulu hanyut. Kemudian, Geugeut berusaha untuk menyelamatkan Winda. Namun, keduanya hilang terbawa arus,” cerita Ira menirukan ucapan kawannya asal Medan itu.

Sampai saat ini, Tim SAR, warga, dan beberapa peserta SM3T Aceh Timur, masih terus mencari korban. Pihak UPI pun sudah mengirim tim beserta keluarga korban untuk mencari keterangan lebih lanjut. [Dessy Nur Amelia]

Comments

comments

Discussion12 Comments

  1. fithri sri mulyani

    saya dari keluarga geugeut,,,mhon do’anya,,semoga keajaiban Alloh SWT dberikan kepada saudara kita,,geugeut dan winda,,,karna Alloh Maha Penyelamat,,
    aamiin,,,

  2. Semoga winda cepat ditemukan,,dan bagi keluarganya Winda, mudah”an diberi kesabaran.

  3. Semoga, winda cepat diketemukan, kasihan keluarganya, dan semoga Alloh memberikan yang terbaik bagi Winda dan keluarganya amin

  4. Iim Pupun Maspupah

    Kami keluarga besar SMA Negeri 1 Baleendah mendoakan untuk ananda Geugeut Zaludiosanua, semoga Alloh SWT melimpahakan pertolongan dan keselamatan pada ananda Geugeut Zaludiosanua sehingga bisa dapat segera ditemukan dalam keadaan baik dan selamat. Ananda Geugeut Zaludiosanua adalah pejuang & mujahidah.

  5. saya dari tempat dimana teh winda yulia pernah bekerja sama dengan kami mengajar siswa-siswi dibandung, berharap besar beliau bisa cepat ditemukan dlm kondisi sehat walafiat. semoga alloh melindungi teh winda dan rekan2 di aceh

  6. dian m ardiansyah

    saya selaku sahabatnya dari geugeut,,ingin meminta saudara2 semua mendoakan yang terbaik buat geugeut, mudah2an beliau bisa secepatnya diketemukan dengan keadaan selamat, Ya Allah Lindungilah Sahabat saya ini, hanya kepadamu kami memohon dan meminta pertolongan,,,Amiin,,
    Terimakasih

  7. saya selaku keluarga winda mohon kabar secepatnya, dan mohon untuk tidak memberikan kabar yang masih simpang siur….

  8. saya juga sebagai keluarga winda sangat berharap tim sar akan segera menemukan winda dan geugeut. Semoga allah selalu melindungi mereka.amin
    dan Informasi yang konkrit pun akan sangat berarti bagi kami agar tidak ada kesimpangsiuran.

  9. saya dari keluarga winda, mohon untuk memberi kabar secepatnya apabila ada kabar lebih lanjut. Terima kasih

Leave A Reply

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com