Zip Zap, Game Adiktif Pelatih Konsentrasi

1
Aplikasi Zip Zap yang dapat diunduh di smartphone Android.
Aplikasi Zip Zap yang dapat diunduh di smartphone Android.

Oleh: Reza A. Pratama

Bumi Siliwangi, isolapos.com- Pasar digital telah begitu terbuka rupanya dewasa ini. Hal itu tidak hanya dirasakan oleh industri-industri besar saja sebagai kompor gerakan digitalisasi. Melainkan kini, peluang kelompok yang lebih kecil untuk dapat berkecimpung di pasar tersebut semakin diperhitungkan.

Peluang tersebut yang akhirnya dimanfaatkan SQRT Game Studio untuk ikut berkreativitas di dalamnya. Melihat bahwa di era sekarang masyarakat lebih akrab dengan gawainya. Juga dibarengi oleh kecenderungan masyarakat yang kecanduan dengan berbagai hiburan di gawainya tersebut membuat game developer ini tergelitik untuk membuat sebuah game yang dapat membuat masyarakat kecanduan memainkannya.

Zip Zap, begitulah nama game tersebut. Game yang diusung mahasiswa-mahasiswa Ilmu Komputer Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) ini menawarkan gameplay yang adiktif. Pemain tinggal mencocokan dua angka berdasarkan syarat ganjil-genap. Pada awalnya akan muncul dua tampilan angka acak, dan pemain disuruh memilih dua angka yang sama-sama ganjil lalu membiarkannya jika ternyata pola angka tersebut menunjukan angka genap atau genap-ganjil.

Bagi pemain awam mungkin game ini cukup sulit ditaklukan, apalagi dengan tingkat kesulitan yang meningkat dengan semakin cepatnya waktu berkurang. Namun menurut Muhammad Ridwan, salah satu pengembang game ini menyatakan bahwa selain ditujukan untuk memancing pemain untuk bermain lagi, juga untuk merangsang ketertarikan pemain terhadap matematika. “Jadi selain ngincer have fun, lewat game itu penggennya ngasih gambaran bahwa yang berbau angka nggak selamanya ngebosenin,” ujarnya saat diwawancara redaksi isolapos.com, Kamis (04/02).

Zip Zap ini merupakan game pertama yang dibuat oleh SQRT Game Studio dan dirilis pada September 2015 silam. Terdiri dari Muhammad Ridwan, Faisal, Fikri, Eagan, Azis, dan Acep yang berasal dari jurusan sekaligus angkatan yang sama menjadi cikal bakal berdirinya SQRT Game Studio. Dilatari oleh hobi yang sama, yaitu bermain game, dan juga beberapa obrolan santai maka terkumpul minat yang sama pula dan akhirnya terpikirkan untuk membentuk developer game. “Awalnya mah iseng-iseng, bosan cuma jadi player aja,” tanggap Ridwan.

Sebagai game developer yang juga merangkap sebagai mahasiswa, SQRT Game Studio tidak memungkiri bahwa akhirnya pekerjaan mereka harus berbenturan dengan berbagai kendala. Kendala yang paling sering ditemui tentunya berkaitan dengan jadwal perkuliahan mereka. Adapun Ridwan menambahkan bahwa kendala selanjutnya ialah modal. Tanpa dibantu oleh sponsor apapun, dengan bermodalkan sekitar Rp. 500.000 yang dikumpulkan dari uang perseorangan, SQRT Game Studio akhirnya berhasil mendaftarkan game tesebut ke Playstore, atau layanan pengunduhan software di Android.

Untuk rencana selanjutnya, SQRT Game Studio mencanangkan untuk dapat memenangi lomba di Microsoft Imagine Cup dengan menggarap proyek game terbaru. Cita-cita tersebut merupakan satu langkah ke depan yang diharapkan dapat membuat mereka lebih berkembang lagi. “Harapannya bisa berbagi kebahagiaan lewat game, happines is only real when we shared,” kata Ridwan.

Developer yang namanya terinspirasi dari istilah pemrograman ini juga mengharapkan lebih banyak kontribusi lain tercipta di sektor gaming khususnya bagi programmer muda di kalangan mahasiswa. Menurut Ridwan dengan terbukanya peluang pasar digital, dapat memacu keinginan programmer untuk meningkatkan keahlian mereka. Ridwan berujar bahwa dunia game developer merupakan satu bidang industri kreatif yang memiliki prospek bagus ke depannya. “Jangan pantang menyerah, if opportunity doesn’t knock, build a door,” pungkasnya.

Comments

comments

Discussion1 Comment

Leave A Reply

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com