Puisi: Puisi-puisi Elang

DETIK Detik-detik mungil mengantarkanku untuk terjaga Betapa semakin pendek jarak menuju pelabuhannya Jarum-jarum tajam sang waktu Memaksa tuk sadar sepenuhnya Kembali dengan segala kesadaran diri... kesucian diri...…
Read More...

Cerpen: Toilet

Oleh Hafid Satryadi Bangun pagi yang menyenangkan. Dan ketika kubuka jendela kamarku pagi ini cahaya matahari yang keluar hanya cukup untuk melihat pandangan disekitarku saja. Hari ini awan mendung cukup untuk membuatku memperkirakan…
Read More...

Puisi: Puisi-puisi Usman

Kota Sebuah Perjalanan Tanahmu adalah senyum rahimmu Selalu Aku harus melihat tawa anak-anak meminang kata mata Pada seonggok rumput melihat kiblat dari bilik awan Inilah perjalanan mereka ciptakan pada almanak Kutanggalkan…
Read More...