BEM Rema Adakan Konsolidasi Pelayanan Kampus

76
Suasana Konsolidasi Badan Eksekutif Mahasiswa Republik Mahasiswa (BEM Rema) Universitas Pendidikan Indonesia, di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa, kamis (14/2).

Bumi Siliwangi, isolapos.com-

Badan Eksekutif Mahasiswa Republik Mahasiswa (BEM Rema) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar konsolidasi Organisasi Mahasiswa (Ormawa) terkait buruknya pelayanan kampus. Konsolidasi tersebut diselenggarakan  di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa UPI, Kamis (14/2).

Presiden BEM REMA UPI, Hamdan Ardiyansyah mengatakan buruknya pelayanan kampus menjadi salah satu latar belakang diselenggarakannya konsolidasi tersebut, “Misalnya FIP,  ada orang-orang yang berkebutuhan khusus tapi tidak terfasilitasi, masa yang nggak bisa jalan ke lantai tiga, harus di gotong-gotong sama temennya,” tegas Hamdan.

Menanggapi hal tersebut salah seorang peserta konsolidasi juga menceritakan salah satu dosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) yang hampir keguguran karena harus naik turun tangga yang curam di FIP. ”Pernah ada dosen yang hampir keguguran gara-gara harus naik-turun tangga ke lantai tiga,” jelasnya.

Para peserta diskusi berharap dengan adanya kejadian tersebut  universitas akan memperbaiki pelayanan fasilitas yang mengakomodasi semua pihak. Selain itu, peserta konsolidasi juga menyoroti pelayanan akademik yang dinilai tak menguntungkan mahasiswa.

Menurut Hamdan, sistem layanan akademik yang dijalankan di UPI sangat memaksakan. Khususnya ia menyoroti, terkait masalah hukuman yang dikenakan pada  mahasiswa yang memiliki masalah administrasi. “Kalau sistemnya mau tegak ya benahi dulu orang-orang yangg menjalankan sistem,  jangan sampai mahasiswa yang menjadi korban,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut dari konsolidasi tersebut, BEM Rema UPI akan menggelar aksi bersama para ormawa dan mahasiswa UPI lainnya. Aksi tersebut akan dilaksanakan besok (15/2). [Miftahul Nurul J]

 

Comments

comments