Direktur Dirmawa UPI Terlibat Plagiat

11

Cecep Darmawan (tengah), saat sosialisasi SK ormawa di Auditorium PKM UPI. Sekarang dia terancam dicopot jabatannya sebagai Direktur Direktorat Kemahasiswaan karena melakukan tindakan plagiat karya ilmiah saat pengajuan sebagai guru besar UPI.

Bumi Siliwangi, isolapos.com-

Berdasarkan informasi yang diterima isolapos.com, calon guru besar yang tersandung kasus plagiarisme salah satunya adalah Direktur Direktorat Kemahasiswaan (Dirmawa) Cecep Darmawan. “Itu sudah jadi rahasia umum, begitulah jika pinter tapi keblinger,” ujar sumber yang tak mau disebutkan namanya saat ditemui isolapos.com, Jum’at (2/3).

Saat dihubungi, Direktur Dirmawa tak mengangkat telepon selulernya. Lalu dia memberikan pesan singkat yang berisikan permohonan maaf atas kejadian terkait dirinya.

Dalam pesan tersebut dia menjelaskan bahwa hal itu merupakan sebuah kekhilafan yang tidak disengaja. “Melalui surat pernyataan saya sudah menyatakan permohonan maaf kepada semua pihak, tentu sebagai manusia biasa yang lemah dan tidak luput dari kesalahan,” tulis Cecep kepada isolapos.com saat dikonfirmasi melalui SMS.

Cecep menjelaskan, hal itu dikarenakan ketidakcermatan dirinya pada saat pengecekan ulang naskah karya ilmiahnya. Kata Cecep, kesalahan terjadi pada saat penerjemahan naskah ilmiahnya ke dalam bahasa inggris, dalam edisi bahasa Indonesia catatan kaki dari sumbernya lengkap. “Saya ikhlas apapun keputusannya, mudah-mudahan itulah yang terbaik,” tulis Cecep.

Ketidakcermatan tersebut melanggar keputusan SA No.001/Senat-Akd./UPI-SK/V/2008 tentang Kode Etik Dosen Pasal 8 poin b dan c, tentang kewajiban dosen dalam melakukan penelitian.

Senat Akademik (SA) dalam rapat tadi sore memutuskan menurunkan pangkat dan jabatan serta menggugurkan persetujuan atas usulan kenaikan jabatan Guru Besar bagi ketiga doktor yang terlibat plagiat.

Nama lainnya yang terlibat plagiarisme menurut sumber isolapos.com yaitu calon guru besar dari Manajemen Bisnis Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis, B Lena Nuryanti, dan satu lagi calon guru besar dari UPI Kampus Daerah Sumedang yang belum jelas namanya. “Namanya cari aja lah gampang,” tandas sumber yang tak mau disebutkan namanya itu saat ditemui isolapos.com. [Isman R Yoezron]

Comments

comments