web analytics

Direktur Dirmawa UPI Terlibat Plagiat

admin 2 March 2012 95

Cecep Darmawan (tengah), saat sosialisasi SK ormawa di Auditorium PKM UPI. Sekarang dia terancam dicopot jabatannya sebagai Direktur Direktorat Kemahasiswaan karena melakukan tindakan plagiat karya ilmiah saat pengajuan sebagai guru besar UPI.

Bumi Siliwangi, isolapos.com-

Berdasarkan informasi yang diterima isolapos.com, calon guru besar yang tersandung kasus plagiarisme salah satunya adalah Direktur Direktorat Kemahasiswaan (Dirmawa) Cecep Darmawan. “Itu sudah jadi rahasia umum, begitulah jika pinter tapi keblinger,” ujar sumber yang tak mau disebutkan namanya saat ditemui isolapos.com, Jum’at (2/3).

Saat dihubungi, Direktur Dirmawa tak mengangkat telepon selulernya. Lalu dia memberikan pesan singkat yang berisikan permohonan maaf atas kejadian terkait dirinya.

Dalam pesan tersebut dia menjelaskan bahwa hal itu merupakan sebuah kekhilafan yang tidak disengaja. “Melalui surat pernyataan saya sudah menyatakan permohonan maaf kepada semua pihak, tentu sebagai manusia biasa yang lemah dan tidak luput dari kesalahan,” tulis Cecep kepada isolapos.com saat dikonfirmasi melalui SMS.

Cecep menjelaskan, hal itu dikarenakan ketidakcermatan dirinya pada saat pengecekan ulang naskah karya ilmiahnya. Kata Cecep, kesalahan terjadi pada saat penerjemahan naskah ilmiahnya ke dalam bahasa inggris, dalam edisi bahasa Indonesia catatan kaki dari sumbernya lengkap. “Saya ikhlas apapun keputusannya, mudah-mudahan itulah yang terbaik,” tulis Cecep.

Ketidakcermatan tersebut melanggar keputusan SA No.001/Senat-Akd./UPI-SK/V/2008 tentang Kode Etik Dosen Pasal 8 poin b dan c, tentang kewajiban dosen dalam melakukan penelitian.

Senat Akademik (SA) dalam rapat tadi sore memutuskan menurunkan pangkat dan jabatan serta menggugurkan persetujuan atas usulan kenaikan jabatan Guru Besar bagi ketiga doktor yang terlibat plagiat.

Nama lainnya yang terlibat plagiarisme menurut sumber isolapos.com yaitu calon guru besar dari Manajemen Bisnis Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis, B Lena Nuryanti, dan satu lagi calon guru besar dari UPI Kampus Daerah Sumedang yang belum jelas namanya. “Namanya cari aja lah gampang,” tandas sumber yang tak mau disebutkan namanya itu saat ditemui isolapos.com. [Isman R Yoezron]

Comments

comments

95 Comments »

  1. wakhudin 13 March 2013 at 8:18 pm -

    Ari Cecep Darmawan jadi naon ayeuna, jeung naon bae kagiatanana? Jigana mah tetep jadi Direktur Hak Cipta dan Paten Bajakan, sareng masihan kuliah anu temana “How to be a good provocator and plagiator”.

  2. warga nahdliyin 19 July 2012 at 2:37 pm -

    Mabok jeung rada belegug CD mah. Kumaha Dikti teu curiga, dina seratan CD di Jurnal HISTORIA, Vol.X No.2 Desember 2009, disebutkan yang CD teh “… got S3 degree from Langlangbuana University in Bandung”.

    Boa-boa eta artikel “Strengthening Nationalism, Reinforcing the Dignity of Nation” oge meureun bogana Dosen UNLA (Universilas Langlangbuana).

    Tobat Cep, tobat. Eta teh pelajaran ti Gusti Alloh, ku alatan CD mah rea dengki, hasad, jeung jahat ka batur.

  3. Sukadi 12 July 2012 at 7:02 pm -

    Saya sangat terkejut ternya Jurusan PKN sarangnya plagiator, setelah CD sekarang tersandung kasus yang sama DB dan KS. Saya jadi curiga, jangan-jangan diturunkan dari seniornya CD,KS dan DB yaitu IA?

  4. Bachtiar 30 June 2012 at 11:06 pm -

    Kalau seorang penulis mengutip sebuah sumber tapi tidak muncul di daftar rujukan, atau sebaliknya, yakni banyak sumber rujukan tapi tidak nampak dalam analisis — jadi daftar rujukan itu sekedar pajangan — dianggap tindakan “plagiat”, maka akan banyak Mahasiswa, Dosen, dan Guru Besar di UPI yang masuk kategori “plagiator”.

    Karena itu, hati-hati, bersikap teliti, dan tekun adalah modal penting bagi seorang Sarjana yang Sujana. Jadi, janganlah menjadi seorang Sarjana yang Durjana, seperti yang sedang dijalani oleh CD sekarang ini.

  5. murukusunu 28 June 2012 at 8:41 pm -

    Ya betul ada berita gres, saya bacanya di http://www.inilahjabar.com dan http://www.detik.com tentang plagiarisme yang dilakukan oleh dosen UPI berinisial DB. Baik DB maupun CD ternyata dosen dari Jurusan PKN FPIPS UPI. Wah, bagaimana nih pak Rektor UPI, Dekan FPIPS, dan Ketua Jurusan PKN? Kok adem ayem aja. EGP yah?

Leave A Response »