Popong : Pendidikan Harus Terakses Ke Semua Daerah

59

Bumi Siliwangi, isolapos.com,-

Popong Otje Djundjunan (tengah), saat diskusi publik yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa Republik Mahasiswa UPI, di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa UPI, Kamis (3/5)

“Pendidikan di Indonesia seharusnya bisa terakses ke semua daerah,” ujar anggota komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Popong Otje Djundjunan di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dalam diskusi publik yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa  Republik Mahasiswa UPI, Kamis(3/5).

 

Popong menambahkan bahwa sistem sistem pendidikan zaman sekarang berbeda dengan zaman dahulu. Ia menyebutkan bahwa dulu bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) benar-benar berfungsi dalam dunia pendidikan. Salah  satu kerja Litbang diantaranya meneliti letak geografis di setiap daerah. Disana Litbang menemukan perbedaan bahwa murid di Papua tidak sama dengan murid di Jakarta. “Dalam Ujian Nasional pun tiap daerah tidak sama,” ucap Popong.

Popong menambahkan bahwa letak geografis di Indonesia sangat berpengaruh dengan dunia pendidikan. Dalam suatu daerah yang tidak sama letak geografisnya menjadikan dunia pendidikan di Indonesia tidak merata. ”Satu daerah maju dan daerah lainnya tertinggal,” tutur Popong.

Popong mengungkapkan bahwa kesalahan dalam dunia pendidikan tidak hanya terletak pada Litbang, namun juga pada sistem otonomi daerah yang terjadi pada era reformasi 12 tahun yang lalu. Menurutnya kesalahan terbesar Indonesia adalah ketika mengotonomikan pendidikan. “Yang tidak boleh diotonomikan seharusnya pendidikan karena banyak pendidikan yang dipolitisi oleh kepala daerah,” kata Popong.

Popong menjelaskan bahwa selain murid, guru pun menjadi elemen yang paling penting dalam dunia pendidikan. “Disini guru harus bisa menyelamatkan Indonesia dari kebodohan,” pungkas Popong. (Rifqi Nurul Aslami)

Comments

comments