Oknum Potret Kegiatan PKM Malam Hari

67

Bumi Siliwangi, isolapos.com-

Aktivitas Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan beberapa Himpunan Mahasiswa Jurusan kian hari semakin meningkat. Tak jarang kegiatan mahasiswa di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) digunakan hingga malam hari. Sedangkan dalam Surat Keputusan Rektor No.  5646/H40/PS/2007 tentang tata tertib penggunaan gedung dan fasilitas di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyebutkan penggunaan gedung di UPI tebatas hanya sampai jam enam sore.

Hal itu menimbulkan kesulitan  bagi mahasiswa yang harus berkegiatan hingga malam hari. UKM yang sering berkegiatan sampai malam, salah satunya Teater Lakon. Ketua Teater Lakon, Dwi Zahra Fitriani,  mengatakan bahwa mereka tengah mempersiapkan pembuatan  video Festamasio untuk mengikuti seleksi di Surabaya. Video itu harus dikirim sebelum tanggal 25 Oktober. Sehingga, kegiatan Lakon di gedung PKM mau tidak mau berlangsung sampai malam.

Selain itu, Lakon juga sedang mempersiapkan untuk mengikuti Festival Federasi Teater Indonesia tingkat Jawa Barat, sehingga latihan intens sampai malam merupakan sebuah keharusan. “Kita dulu latihan di Jaya Perkasa, sekarang sudah hancur. Kalau kita latihan di luar terus, kondisi aktor yang dikhawatirkan,” kata Zahra.

Atas hal ini, Zahra berharap UPI bisa memfasilitasi kegiatan mahasiswa, karena hal tersebut akan membawa nama baik UPI. “Kalau UPI tidak memberikan fasilitas lain, kita mengharapkan gedung PKM bisa diakses 24 jam,” ujar Zahra.

Oknum yang Tidak Suka

Ternyata tak semua senang melihat kegiatan mahasiswa hingga larut malam. Kejadiannya 3 Oktober 2012 lalu, jam telah menunjukkan pukul sembilan malam lebih. Namun, gedung PKM masih ramai dengan kegiatan mahasiswa. Seorang oknum yang mungkin tidak suka melihat itu, sengaja memotret kegiatan di dalam gedung PKM dan mengunggah foto ke layanan Blackberry messenger. Ia menyebarkannya lewat broadcast message. Dalam foto tersebut tertulis: PKM jam sembilan lebih masih buka. Pemborosan listrik.

Akibatnya, Penjaga PKM, Muhammad Muttaqin yang akrab di panggil Mumuh, malah kena batunya. Ia resah beberapa hari terakhir akibat adanya unggahan foto tersebut.  Rekan kerja Mumuh dari Direktorat Kemahasiswaan mengingatkan dia terkait jam malam.

Mumuh mengaku, ia merasa serba salah atas hal itu. Di sisi lain ia tak mau melawan atasan dan aturan, namun ia juga  tidak tega mengusir mahasiswa yang sedang berkegiatan. “Perisai Diri sedang ada kegiatan, Lakon juga sedang latihan, karena akan pentas di luar, masa harus diusir?” ujar Mumuh.

Mumuh sempat merasa kesal dengan tindakan oknum tidak bertanggung jawab tersebut. Padahal ia selama ini setia menunggui mahasiswa berkegiatan hingga malam hari. Meski dirinya kadang juga ingin pulang, namun demi mahasiswa ia rela menunggu hingga malam. Mumuh mengaku sudah tahu siapa yang mengunggah foto tersebut, tapi ia bersikeras tak mau mengatakan. Ia hanya bilang “karunya. [Farid Maulana]

Comments

comments