Tindakan UPI Jika Mahasiswa Terinfeksi Corona

255

Oleh: Anggita Laras

Bumi Siliwangi, Isolapos.com – Jumat(20/3), beredar pesan singkat di grup whatsapp. Pesan itu berisi imbauan bagi mahasiswa yang berada di sekitar lingkungan UPI untuk menghubungi pihak kampus apabila mengalami gejala Covid-19.

Hal tersebut berdasarkan kabar adanya mahasiswa yang positif terkena Covid-19 di lingkungan UPI beberapa hari lalu. Namun, kabar ini tidak terbukti benar. Dalam pesan singkat itu terdapat nama Sandey untuk dihubungi.

Isolapos kemudian menghubungi Sandey Tantra Paramitha, Kepala Divisi Pembinaan Organisasi Kemahasiswaan UPI melalui whatsapp. Namun dia hanya menyarankan untuk menghubungi langsung kepala UPT Poliklinik UPI. Mengenai Covid-19, dia mengatakan bisa konsultasi dengan dokter lewat media sosial atau datang langsung ke gedung Poliklinik UPI.

Tidak puas dengan jawaban Sandey, Isolapos menghubungi Poliklinik. Lucky Angkawijaya Roring, Kepala UPT Poliklinik UPI kami wawancara terkait penanganan pihak UPI apabila ada mahasiswanya yang positif COVID-19.

Terkena infeksi Covid-19 bukan hal yang mengejutkan. Lucky menjelaskan, berdasarkan hasil penelitian, 80% kasus Covid-19 tidak menunjukkan gejala. Jadi pemeriksaan orang yang positif sangat mungkin terjadi. “Apabila ada siapa pun warga UPI yang positif, pemerintah termasuk juga UPI akan mengambil langkah-langkah agar mencegah meluasnya penyebaran infeksi covid 19,” jelasnya saat wawancara melalui whatsapp.

Lucky mengungkapkan ada tiga langkah yang akan UPI lakukan apabila mahasiswa atau warga UPI lainnya positif Covid-19. Ketiga langkah tersebut yakni, mengisolasi mahasiswa yang sakit untuk memperoleh tindakan medis di rumah sakit.

Lalu melakukan survei siapa saja yang pernah kontak dengan mahasiswa yang sakit untuk mencari PDP atau ODP atau kontak erat yang lain untuk dilakukan pemantauan. Terakhir, meningkatkan kewaspadaan dengan cara meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Langkah-langkah ini diambil untuk mencegah meluasnya penyebaran infeksi Covid-19.

Penyakit Covid-19 adalah penyakit yang sangat menular, lanjut Lucky, siapa pun bisa terkena apakah itu dosen, tenaga pendidik atau mahasiswa. Apalagi kalau perilaku masyarakat sekitar belum mengikuti anjuran yang dikeluarkan oleh pemerintah. “Misalnya belum terjadinya social distancing yang baik, masih sering melakukan perjalanan untuk keperluan yang tidak mendesak, kebiasaan cuci tangan yang belum baik,” jelas Kepala UPT Poliklinik itu.

Sementara itu, UPI telah melakukan penyemprotan disinfektan sejak memberlakuan pembelajaran jarak jauh sebagai bentuk mencegah penyebaran virus Corona Covid-19 di kampus UPI.[]

 

Redaktur: Rio Tirtayasa

Comments

comments