KEMAKOM Masyarakatkan Mobile Application

59

Wawan Setiawan saat mengisi seminar Nasional Teknologi Mobile Computing dalam Dunia Pendidikan dan IT, Selasa (20/12) di ruang Anthurium, Isola Resort

Bumi Siliwangi, isolapos.com-

“Indonesia menduduki peringkat ke tiga sedunia sebagai negara konsumtif. Masyarakat kita pada umumnya cenderung menjadi follower daripada inovator,” ungkap Triana Wulandari dalam Seminar Nasional bertajuk Teknologi Mobile Computing dalam Dunia Pendidikan dan Teknologi Informasi, Selasa (20/12) di ruang Anthurium gedung Isola Resort.

Selain seminar, dalam kegiatan tersebut juga diadakan workshop mengenai pembelajaran multi interaktif dengan sistem multi mouse serta talkshow bersama Andri ‘android’ dan Triana Wulandari, general manager Inixindo.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi mobile computing pada masyarakat luas. “Tujuannya agar membuka wawasan masyarakat khususnya para peserta seminar dalam hal mobile computing serta mengembangkan minat mereka terhadap mobile application,” ujar Dede Irfana selaku ketua pelaksana.

Dalam acara itu Andri mengungkapkan, desktop application dan web application jauh lebih diminati masyarakat daripada mobile application. “Pasti jarang bahkan tidak ada yang memilih mobile application,” ungkap Andri.

Triana menambahkan, modal utama dalam menyelami dunia mobile application adalah kemauan yang besar. “Peluang untuk mobile application saat ini cukup besar tapi researchnya sedikit sekali,” ungkap Triana.

Seminar tersebut merupakan kegiatan rutin Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Komputer Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pendidikan Indonesia (BEM KEMAKOM FPMIPA UPI). [Dini Ehom & Cindy Mutiaratu]

Comments

comments