Tingkatkan Pembelajaran, DPM FISIP UNLA Melakukan Studi Banding dengan DPM PKh UPI

179

Oleh: Haura Nurbani

Bumi Siliwangi, Isolapos.comMinggu, (12/11)   Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakulas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Langlangbuana (Unla) Bandung melakukan kunjungan studi banding dengan DPM Pendidikan Khusus (PKh) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)  di Kampus UPI Bumi Siliwangi, Bandung. 

Menurut Anyeu, Ketua DPM FISIP Unla,   studi banding ini dilakukan dengan tujuan pertukaran pikiran serta pembelajaran tentang legislatif dari ranah fakultas maupun program studi (prodi)  di masing-masing DPM. Selain itu, dengan diadakannya studi banding ini, diharapkan DPM FISIP Unla maupun DPM PKh UPI dapat bekerja sama  secara lebih baik maupun lebih dekat untuk kedepannya. 

“Semoga, pertama kita melaksanakan studi banding dengan UPI sendiri bisa menjalin kerja sama secara lebih mungkin ya. Bukan hanya studi banding aja tetapi ke depannya mungkin juga bisa melakukan kerja sama-kerja sama yang positif,” jelas Anyeu dalam sambutannya 

Dalam kegiatan studi banding ini, DPM FISIP Unla  berkesempatan untuk mengenalkan lembaga serta program kerja legislatifnya yang hanya ada di ranah fakultas, berbeda dengan DPM PKH  yang berada di ranah prodi. 

Imeda Fasha, Ketua Pelaksana Studi Banding ini menjelaskan bahwa studi banding DPM FISIP Unla dengan DPM PKh UPI merupakan bentuk kerja sama dalam hal saling bertukar pikiran dan bertukar pendapat serta menjadi wadah silaturahmi antara lembaga legislatif mahasiswa dari kampus Unla dan UPI.

 “Dengan adanya hari ini ke studi banding di UPI diharapin banyak sekali pembelajaran yang bakalan kita ambil dan kita terapkan di fakultas kita, gitu” jelas Imeda saat diwawancarai Tim Isolapos.com Minggu (12/11).

Imeda juga menuturkan bahwa branding yang ingin dibawa oleh DPM FISIP dalam studi banding ini yaitu pandangan kepada DPM PKh UPI bahwa mengurus DPM yang ada di ranah fakultas tidak sesulit yang biasa orang bayangkan. 

“Iya untuk di ranah fakultas kan katanya di sini hanya prodi kan. Nah, kalau di ranah fakultas tidak sesulit apa yang mereka pikirkan,” lanjutnya.

Imeda berharap studi banding ini bisa menjadi pembelajaran yang lebih luas lagi, tidak hanya di lingkungan kampus. Selain itu juga diharapkan kegiatan ini bisa memperluas relasi. “Harapannya sih inginnya bisa lebih menyeluruh lah kalau misalnya dalam studi banding jadi kita pembelajaran gak cuma di dalam kampus saja. Memperluas relasi juga,” pungkasnya.

Para peserta pun terlihat antusias dengan kegiatan ini. Asyifa Dewi, salah satu anggota DPM FISIP Unla memberikan komentar positif mengenai kegiatan studi banding ini. 

 “Untuk kesan pesan dari kegiatan ini banyak banget, ya, aspirasi atau inspirasi baru buat kita buat nanti dibawa lagi ke rumah kita sendiri,” ujar Asyifa.

Sejalan dengan Asyifa, dari pihak DPM PKh UPI pun menanggapi kegiatan studi banding ini secara positif. Hal ini disampaikan oleh Dava Asmara, Ketua DPM PKh UPI.

“Banyak hal-hal baru, insight-insight  baru yang mungkin bisa diterapkan baik di DPM PKh di periode sekarang maupun di periode yang akan datang,” ujar Dava.

Yami Widyatul, salah satu anggota DPM PKh UPI pun ikut memberikan komentar positifnya. “Semoga dengan adanya studi banding ini menjadi pengoptimalan di DPM PKh UPI, khususnya,” ucapnya. 

 “Baik dari DPM PKh UPI maupun DPM FISIP Unla bisa lebih aware lagi terkait tugas, insiden wewenangnya juga karena mungkin sudah sama-sama tahu apa yang bisa dijalankan dari masing-masing lembaga,” pungkas Yami. []

Redaktur: Razib Ikbal Alfaris

Comments

comments

You might also like