Meutia Hatta: Ekobudaya adalah Cara Memajukan Kesetaraan Gender

198
Meutia Hatta saat memberikan kuliah umum di Audiutorium FPIPS UPI, Rabu (12/12).

Bumi Siliwangi, isolapos.com

“Pengembangan wisata ekobudaya adalah cara memajukan kesetaraan gender,” ucap Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bagian Pendidikan dan Kebudayaan, Meutia Hatta dalam acara yang bertemakan “Peran Pengembangan Kepariwisataan dalam Memajukan Kesetaraan Gender dan Peningkatan Kesejahteraan Sosial”. Acara tersebut diselenggarakan oleh Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia (FPIPS UPI) di Audiutorium FPIPS UPI, Rabu (12/12).

Putri sulung mantan wakil presiden pertama Indonesia ini memaparkan, banyak kearifan lokal Indonesia yang mengandung nilai-nilai kesetaraan gender sejak lama, misalnya rumah adat di Kampung Bena Flores,  Nusa Tenggara Timur, yang mencerminkan adanya prinsip kesetaraan gender dalam penggunaannya dalam upacara adat. “Eksistensi perempuan dan laki-laki dalam penggunaan rumah adat ini adalah untuk saling melengkapi,” tambah Meutia.

“Baik perempuan maupun laki-laki mempunyai kesempatan yang sama,” tegas Meutia. Berkaitan dengan kesetaraan gender, Indonesia sudah berkomitmen dalam peningkatan kesejahteraan sosial. Meutia menambahkan, penyediaan akses  untuk laki-laki maupun perempuan harus mendapatkan akses yang sama dalam industri pariwisata.

Kesetaraan gender akan tercapai jika laki-laki dan perempuan secara seimbang mendapatkan akses dan manfaat dalam pembangunan pariwisata. “Persamaan dalam rekrutmen terhadap lapangan kerja yang tersedia, termasuk pelatihan dan pendidikan,” papar Meutia.

“Kenalilah tanah airmu sebanyak-banyaknya, sehingga dari ilmu yang dipelajari pasti dapat menemukan hal-hal yang dapat mengangkat negara kita,” pesan Meutia saat ditemui isolapos.com. [Yuni Misdiantika]

Comments

comments