Peringati Hari Penyandang Cacat, Fasilitas Minta Diperbaiki

250
Mahasiswa Jurusan Pendidikan Luar Biasa (PLB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) saat melakukan aksi teatrikal dalam aksi memperingati Hari Internasional Penyandang Cacat (Hipenca), Senin (3/12).

Bumi Siliwangi, isolapos.com-

Sejumlah mahasiswa Jurusan Pendidikan Luar Biasa (PLB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) adakan aksi teatrikal untuk memperingati Hari Internasional Penyandang Cacat (Hipenca), Senin (3/12).

Aksi teatrikal ini bergerak dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UPI hingga Gedung Isola UPI. “Kita hanya mengingatkan bahwa ini Hipenca, kita harus peduli pada penyandang disabilitas,” kata ketua pelaksana aksi tersebut, Abdul Aziz Kurniawan.

Aziz menerangkan, pihaknya akan mengupayakan pengadaan audiensi dengan rektorat dalam menindaklanjuti aksi ini. Namun, ia mengaku pengupayaan audiensi ini masih dalam proses. “Sudah ini berencana audiensi mengenai aksesibilitas bagi penyandang cacat dengan rektorat,” jelasnya.

Menurut Ketua Himpunan PLB, Yazdi Agesta, sarana dan prasarana di UPI belum memadai, khususnya bagi mahasiswa penyandang disabilitas. Ia mencontohkan, kamar mandi di FIP. “Toilet di FIP sekarang buat umum saja susah, apalagi buat teman-teman penyandang disabilitas,” terang Yazdi pada isolapos.com.

Aziz mengharapkan adanya akses jalan yang memadai bagi mahasiswa penyandang disabilitas dari gerbang II ke FIP khususnya. Ia menambahkan, hal ini akan lebih baik lagi jika bisa diakses ke seluruh tempat di UPI, karena mahasiswa penyandang cacat tidak hanya ada di FIP saja. “Fasilitas di UPI untuk penyandang disabilitas masih belum memadai,” ujarnya. [Nur Anisa]

Comments

comments