Jelang UKT, BEM Mencari Data Biaya Masuk

110
Badan Eksekutif Mahasiswa Republik Mahasiswa (BEM Rema) UPI dan beberapa Himpunan tengah mendiskusikan Uang Kuliah Pangkal di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa, Selasa, (19/3).

Bumi Siliwangi, isolapos.com-

“Saya minta kepada semua teman-teman untuk meminta data biaya yang dibutuhkan jurusan dan prodinya masing-masing,” ujar Ketua Advokasi Badan Eksekutif Mahasiswa Republik Mahasiswa (BEM Rema) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Latifah, saat melakukan diskusi tentang Uang Kuliah Tunggal (UKT) dengan beberapa himpunan di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa, Selasa (19/3). Ia menghimbau agar peserta diskusi yang hadir dapat segera mendapatkan data yang diminta olehnya. “Jangan sampai peristiwa seperti tahun kemarin terulang lagi, lonjakan biaya masuk yang meningkat sehingga banyak mahasiswa yang harus diadvokasi BEM,” katanya.

Nantinya, lanjut Latifah, transparansi biaya yang harus ditanyakan itu dapat memperkirakan berapa besar biaya yang harus dikeluarkan oleh mahasiswa baru angkatan 2013. “Hal itu wajib ditanyakan karena memang hak kalian untuk tahu,” kata Latifah.

Diskusi yang dihadiri oleh beberapa himpunan jurusan ini dilakukan karena wacana penghapusan uang pangkal di beberapa universitas sudah ramai dibicarakan. “Dikampus lain sudah ada penolakan, bagaimana dengan UPI ?” ujar Latifah. Namun, ia belum bisa memastikan berapa besar biaya kuliah di UPI tahun ajaran 2013/2014 mendatang. “Yang pasti dengan adanya UKT ini mahasiswa baru tidak akan membayar uang pangkal seperti tahun kemarin,” katanya.

Saat ditanya mengenai tanggapan adanya UKT, Latifah masih belum menetapkan sikap secara jelas antara menolak atau menerima. Pasalnya, dirinya belum menemui kepastian perihal UKT tersebut. “Belum bisa menyikapi apa-apa karena belum ada data.” [Rifqi Nurul Aslami]

Comments

comments