Kelanjutan Kebijakan Rekayasa Penguncian Loker Perpustakaan UPI, Tunggu Hasil Kotak Saran

38

Bumi Siliwangi, isolapos.com-

Meski pengelola Perpustakaan Universitas pendidikan Indonesia (UPI) menjanjikan hasil kotak saran rampung awal bulan ini, namun hingga berita ini diturunkan, mereka belum juga mengumumkannya. Kepala Perpustakaan UPI, Din Wahyudin beralasan bahwa tindak lanjut kotak saran itu sedang dalam proses pengolahan. “Pekan depan kami targetkan beres, ditunggu lagi ya bageur,” ucapnya kepada isolapos.com, Jumat (15/11).

Ditanya mengenai diberlakukannya kembali sistem lama, yaitu dengan menyediakan kembali kunci loker kepada para pengunjung, Din menyebutkan bahwa kebijakan itu semata-mata demi keamanan dan kenyamanan pengunjung. “Ya jika rumah ingin aman silakan kunci ganda,” tutur Din.

Kepala Divisi Pelayanan Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia, Euis Rosinar menambahkan bahwa kebijakan loker itu masih menungu hasil pengolahan. “Kami belum tahu kebijakan yang akan diambil, masih menunggu hasil kotak saran,” paparnya. Sembari menunggu hasil pemrosesan kotak saran, pengelola perpustakaan telah melakukan inisiatif dengan menyediakan kurang lebih seratus buah tas guna menambah kenyamanan fasilitas. “Baru seratus buah karena memang uangnya terbatas,” ucap Euis. Perempuan yang lebih dikenal dengan panggilan Nana ini pun melanjutkan bahwa tas yang telah tersedia  itu kondisinya telah rusak karena pemakaian yang tidak hati-hati. “Jingjingannya sudah putus-putus,” tegas Nana.

Seorang Mahasiswi Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan (PKN), Novi Stephen mengimbau kepada pihak perpustakaan untuk lebih gencar lagi mensosialisasikan kebijakan yang baru nanti. “Harus lebih gencar lagi disosialisasikan, dan kalau perlu libatkan pihak dosen,” ucap Novie [Tatang Zaelani Tirtawijaya].

 

Comments

comments