Ruang Baca FPIPS Minim Buku

90
Ilustrasi

Bumi Siliwangi, isolapos.com-

Mahasiswa pengunjung ruang baca lantai 3 Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengeluhkan sedikitnya kuantitas dan ragam buku yang terdapat di ruang baca. Hal itu dirasakan Mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi, Wendy Joannita. Dia mengatakan bahwa kurang memadainya fasilitas yang ada di ruang baca membuat mahasiswa sulit mencari referensi sumber buku. “Padahal kalau buku-buku diperbanyak, nantinya mahasiswa akan lebih mudah untuk mencari referensi sumber buku untuk ngerjain tugas,” ucap Wendy.

Tak hanya Wendy yang merasakan hal itu, menurut seorang staf ruang baca FPIPS UPI, Oq N. kalau buku-buku di Ruang Baca FPIPS memang tidak lengkap dan masih jauh dari referensi yang diharapkan. “Minimalnya buku yang ada di sini itu merupakan referensi dari dosennya agar mahasiswa tidak kesulitan dalam belajar,” jelas Oq kepada isolapos.com, Selasa (22/4) di Ruang Baca FPIPS.

Oq menuturkan staf ruang baca hanya bertugas memberi label pada buku yang diterima dari Staf Aset Fasilitas dan Teknologi Informasi Komunikasi (AFTIK) FPIPS UPI. “Staf ruang baca juga tidak berwenang untuk membeli buku,” katanya.

Selanjutnya Oq mengatakan bahwa terakhir ruang baca ditambah referensi buku pada pertengahan tahun lalu. Hingga saat ini, ruang baca belum mendapat tambahan buku lagi. “Tahun ini kami belum terima,” tegas Oq sambil menunjukkan jajaran buku di rak.

Bukan hanya kuantitas buku yang menjadi soal, kata Oq ruang baca ini pun akan sulit menyimpan buku-buku jika ditambah. Oleh karena itu, ruang baca rencananya akan ditambah. “Tapi itu masih rencana,” tutup Oq. [Restu Puteri]

Comments

comments