Keuangan Terbatas, FPSD Tak Dapat Danai Kegiatan Mahasiswa

57
isolapos.com
isolapos.com

Bumi Siliwangi, isolapos.com-

Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), saat ini tidak dapat mengabulkan permohonan bantuan dana bagi kegiatan mahasiswanya. Hal tersebut dialami oleh Mahasiswa Departemen Pendidikan Seni Rupa UPI, Moch. Rizal Hafiyan. Ia dan kawan-kawan dari Himpunan Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa (Himasra) UPI beberapa waktu lalu mengajukan permohonan bantuan dana untuk kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (P2M) ke FPSD. Namun, kata Rizal, kenyataannya tak ada dana yang diberikan fakultas untuk himpunannya. “Katanya, tidak ada dana yang dialokasikan saat ini,” ucap Rizal, Jumat (20/2).

Hal tersebut dibenarkan Wakil Dekan II FPSD, Trianti Nugraeni. Ia menuturkan, ketika masa transisi pisahnya FPSD dengan Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS), keuangan yang dialokasikan untuk fakultas masih belum cukup untuk membiayai kebutuhan fakultas. Oleh karenanya, saat ini fakultas baru tersebut belum bisa mengalokasikan dananya untuk kegiatan mahasiswa. “Dana kita belum ada plafon untuk itu,” ujar Trianti saat ditemui isolapos.com di ruangannya.

Trianti menjelaskan bahwa pada awal terbentuknya FPSD, UPI hanya memberikan modal berupa fasilitas seperti barang dan ruangan, tidak berupa uang. Ia pun mengatakan, saat ini keuangan fakultas dalam keadaan terbatas. Ia mengaku, dirinya dan jajaran dekanat FPSD tetap berupaya agar uang yang ada bisa mencukupi kebutuhan fakultas. Oleh karenanya, perlu dibuat skala prioritas mana yang akan didanai lebih dulu. “Mana yang lebih penting dahulu,” ujarnya.

Menanggapi permohonan bantuan dana dari mahasiswa yang tak dapat dikabulkan fakultas, Trianti menjelaskan bahwa mahasiswa dapat mengajukannya dana kepada fakultas setelah Bulan Mei 2015. Ia menjelaskan, setelah bulan kelima ini fakultas akan merevisi Rencana Kerja Anggaran Tahunan dan mencoba memasukan plafon untuk kegiatan mahasiswa. Akhirnya, Trianti menyarankan mahasiswa untuk bekerjasama dengan pihak luar yang berkaitan seperti dinas-dinas pemerintahan, untuk menanggulangi minimnya dana.

Dalam menutupi anggaran untuk kegiatan P2M, Rizal menjelaskan bahwa Himasra akan mencoba mengajukan dana ke pihak departemen. “Dana dari jurusan yang mem-back up,” katanya. [Restu Puteri]

 

 

Comments

comments