FKPPA UPI Gelar Temu Wicara Anggota Muda, Perkuat Persaudaraan dan Perannya Membina Kepedulian Lingkungan.

10

Bandung, UPI — Forum Komunikasi Perhimpunan Pecinta Alam (FKPPA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar Temu Wicara Anggota Muda (TWAM) di kawasan Batu Kuda, Manglayang, Kabupaten Bandung, Sabtu–Minggu (4–5/7). Kegiatan yang diikuti oleh 65 anggota muda dan 51 dewan pengurus dari 15 perhimpunan pecinta alam di lingkungan UPI ini berlangsung mulai Sabtu (4/7) pukul 10.00 WIB hingga Minggu (5/7) pukul 17.00 WIB, dan menjadi salah satu wujud nyata peran UPI dalam memfasilitasi ruang pembinaan karakter, kepemimpinan, serta kepedulian lingkungan bagi mahasiswanya melalui organisasi kemahasiswaan di bawah naungan kampus.

Mengusung tema “Satu Forum, Satu Asa, Satu Tujuan untuk Alam dan Persaudaraan”, kegiatan ini menegaskan komitmen UPI dalam mendorong ekosistem kemahasiswaan yang sehat, di mana unit kegiatan mahasiswa pecinta alam tidak hanya menjadi wadah hobi, tetapi juga sarana pembentukan soft skill seperti kepemimpinan, kerja sama tim, dan manajemen risiko di alam terbuka. Dukungan UPI terhadap keberlangsungan forum lintas perhimpunan semacam ini turut memperkuat posisi kampus sebagai institusi yang mendorong tumbuhnya jejaring dan kaderisasi organisasi mahasiswa secara berkelanjutan.

Lebih jauh, kegiatan ini juga mencerminkan peran UPI dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan hidup kepada mahasiswanya, sejalan dengan visi UPI sebagai kampus pelopor dan unggul (leading and outstanding) yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter mahasiswa yang peka terhadap isu-isu keberlanjutan dan pelestarian alam.

Kegiatan TWAM ini juga selaras dengan program UPI Berdampak, yang mendorong setiap unit dan sivitas akademika UPI untuk menghasilkan kegiatan yang memberi manfaat nyata, baik bagi internal kampus maupun masyarakat luas. Melalui pembinaan organisasi pecinta alam, UPI turut mencetak kader-kader muda yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan siap berkontribusi dalam kegiatan konservasi maupun edukasi lingkungan di tengah masyarakat.

Kegiatan ini turut berkontribusi pada pencapaian sejumlah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembelajaran keterampilan kepecintaalaman dan kepemimpinan; SDG 15 (Ekosistem Daratan) melalui penguatan kesadaran pelestarian alam di kawasan Manglayang; serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui terjalinnya sinergi antara 15 perhimpunan pecinta alam se-UPI.

Ke depan, penguatan program semacam ini dapat dilakukan dengan beberapa langkah strategis, di antaranya menjadikan TWAM sebagai agenda tahunan resmi yang didukung penuh oleh universitas dan fakultas, mengintegrasikan materi mitigasi bencana dan konservasi lingkungan berbasis riset dari program studi terkait, serta membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah atau pengelola kawasan konservasi agar dampak kegiatan tidak hanya dirasakan di lingkup internal FKPPA UPI, tetapi juga oleh masyarakat sekitar kawasan Manglayang.

Ketua FKPPA UPI, Diki Okdiansyah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan rasa persaudaraan antaranggota organisasi pecinta alam yang tergabung dalam FKPPA UPI, serta mengasah dan meningkatkan keterampilan kepecintaalaman melalui kegiatan latihan gabungan dan pembelajaran bersama.

“Temu wicara ini bukan sekadar kegiatan seremoni, tapi lebih jauh dari itu, ini adalah ruang untuk memperkuat tali silaturahmi dan persaudaraan, saling mengenal satu sama lain antaranggota perhimpunan. Lewat latihan gabungan seperti ini juga, kita bisa saling belajar dan mengasah kemampuan kepecintaalaman bersama-sama,” ujar Diki.

Turut hadir perwakilan anggota muda dan dewan pengurus dari 15 perhimpunan, yaitu Mapach, Jantera, Gentrapala, Gandawesi, Amepa Boemi, Pamor, Biocita, Khauf, KPLH Pancaksuji, Rimbawana, Garjamara, Mapakraya, Pasmahaguru, Sispakala, dan Prawara. Rangkaian kegiatan meliputi pelatihan Ilmu Medan Peta dan Kompas, pelatihan survival serta botani-zoologi praktis, fun games, dan malam keakraban dengan api unggun sekaligus sesi perkenalan antaranggota pada hari pertama. Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan tektok menuju puncak Gunung Manglayang.

Salah satu anggota muda dari Jantera, Velsya, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan ini. “Kami sebagai anggota muda punya kesempatan buat saling mengenal lebih dekat, bukan cuma sama teman dari fakultas sendiri, tapi juga dari anggota muda dari MAPALA lain di FKPPA UPI. Semoga TWAM enggak berhenti sampai di sini dan bisa terus dilaksanakan di tahun yang akan datang, bahkan menjadi agenda rutin FKPPA UPI. Kegiatan ini bener-bener sangat bermanfaat buat mempererat silaturahmi, memperkuat rasa kekeluargaan, dan membuka ruang untuk saling belajar dan bertukar pengalaman antaranggota muda dan juga kekompakan antarpengurus,” ujar Velsya.

Kegiatan Temu Wicara ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin FKPPA UPI dalam membina hubungan antaranggota muda maupun dewan pengurus perhimpunan pecinta alam, sekaligus menjadi wadah kaderisasi dan penguatan nilai-nilai kepecintaalaman di lingkungan kampus. Dengan dukungan berkelanjutan dari UPI, jejaring antarperhimpunan yang tergabung dalam FKPPA UPI diharapkan semakin solid, sehingga semangat kekeluargaan yang terbangun selama Temu Wicara turut mendorong lahirnya kontribusi nyata mahasiswa UPI bagi pelestarian lingkungan dan masyarakat secara berkelanjutan.