Sely Martini: Mahasiswa Dapat Melakukan Investigasi Tindak Korupsi

71
Aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW), Sely Martini saat menjelaskan tentang korupsi dalam diskusi “Mengendus Korupsi Lewat Diskusi” yang diadakan Unit Pers Mahasiswa  Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jumat (20/12).

Bumi Siliwangi, Isolapos.com   

“Mahasiswa dapat melakukan investigasi tindak korupsi,” kata seorang aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW), Sely Martini saat diskusi memperingati Dies Natalis Unit Pers Mahasiswa (UPM) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Bertemakan “Mengendus Korupsi Lewat Diskusi”, Sely menjelaskan bahwa pemerintah memang mengontrol segala proyek pembangunan kampus, namun mahasiswa pun dapat memantau pembangunan itu agar tidak terjadi kecurangan. “Tindakan korupsi tidak hanya merugikan negara, namun masyarakat ikut dirugikan karenanya,” ucap Sely, Jum’at (20/12) di Bookstore Fakultas Ilmu Pendidikan UPI.

Sely memaparkan beberapa peluang terjadinya korupsi seperti adanya penyimpangan untuk fasilitas kebersihan di kampus. “Dari banyaknya dana yang dikeluarkan, berapa banyak yang terlihat hasilnya,” kata Sely. Lanjutnya, Sely pun mencontohkan pengadaan fasilitas lain seperti jurnal dan pengadaan buku yang ternyata tidak sesuai data juga merupakan peluang segar untuk korupsi di tataran kampus.

 Dalam diskusi yang berlangsung selama dua jam itu banyak pertanyaan yang berkaitan tentang peluang korupsi di tataran kampus. Menanggapi hal ini, Sely berpesan bahwa mahasiswa harus tanggap dalam melihat peluang korupsi di lingkungan kampus. “Kejujuran dan monitoring merupakan kunci kita memberantas korupsi,” Ujar Selly.

Oleh karena itu, Sely pun menjelaskan bahwa korupsi itu terkait dengan kebijakan dan pengelolaan publik “Untuk meminimalisir korupsi, bisa dengan cara memutus perselingkuhan antara penguasa dan pengusaha,” ujar Sely di hadapan puluhan mahasiswa. [Restu Puteri]     

 

 

Comments

comments