Browsing Tag

sastra

Kata Mahasiswa!

Oleh: Jordy Alexander F. A.* *) Mahasiswa Jurusan Psikologi Hidup mahasiswa, hidup mahasiswa Kata mahasiswa menatap sinis para pemimpin bangsa Berharap dapat membuat sedikit perubahan bagi Indonesia Yang kian lama kian…
Read More...

Wejangan Manusia Indonesia

Oleh: Yazied Taqiyuddin Ahmad* *) Mahasiswa Pendidikan Sosiologi 2015 Hiduplah banyak manusia di negara yang tidak sadar 'tertinggal' ini, Indonesia negaranya. Ditinggal negara tetangga yang dahulu sama tertinggal, mereka kini telah…
Read More...

Berkelana dalam Imaji

Oleh Yunita Ayu Judul : Maskumambang buat Ibu Penulis: Nenden Lilis A. Tebal Buku : 117 hlm Cetakan pertama : Oktober 2016 Maskumambang buat Ibu adalah antologi puisi karya salah satu penyair terbaik perempuan Indonesia yaitu…
Read More...

Peron yang Sunyi

Oleh Yunita Ayu Kau mencoba mencari jejak-jejaknya. Limbung dengan kegelisahan dan kekecewaan yang membuat hatimu patah. Sepsang kekasih yang kau lihat di bangku peron itu mencipta hatimu yang pilu. Terkenang akan kisahmu yang…
Read More...

Memorabilia

Oleh Dedi Sahara Sayup-sayup suaramu terdengar dari dasar sunyi selagi kulihat langit Wonosari, seperti kesah angin desember yang basah, seperti denting embun pertama jatuh di rimbun jati. Tapi, kota hanya…
Read More...

Braga

Oleh Dedi Sahara Di hitam trotoar seorang perempuan tua terkapar, aroma plastik terbakar. Lalat-lalat bertikai di jendela kaca restoran Korea, dua-tiga remaja sempoyongan mengutuk cakrawala. Di…
Read More...

Lastri

Oleh: Yunita Ayu Berdiam dalam kamar yang temaram ini membuatku bisa merasakan kesunyian. Detak jarum jam mengajakku menikmati malam. Aroma sisa hujan yang merembas pada sudut dinding kamar yang meninggalkan noda kekuningan, tercium. Aku…
Read More...

TERTAWAN TUAN

oleh: Meistika Intan Utami Bahasa dan Sastra Indonesia 2014 Aku hanya sepasang mata Yang selalu memerah kecanggunganmu Dan menikmatinya dengan nanar Dalam secangkir binar yang enggan kuhabiskan Aku…
Read More...

Tertukar

Oleh: Nurul Nur Azizah Perempuan. Sementara, puisi puisi berbunga mendesahkan pesonamu, ragamu elokmu sebentuk rasa senyap kau pikul dalam kau, yang meretas peluh fajar ke senja, hingga tak lagi mengenali bentuk malam…
Read More...