Tulisan Yang Mengabadikan Perjalanan

68
Saat evaluasi Workshop “Travel Writing” bersama Tempo di Yogyakarta, Rabu (05/02)

Yogyakarta, isolapos.com

Tempo Biro Yogyakarta adakan pelatihan bertemaTravel Writing” yang membahas penulisan narasi dan travel photografi. Ketua Redaksi Koran TEMPO Biro Yogyakarta Sunudyantoro mengatakan, narasi perjalanan merupakan proses mengabadikan perjalanan yang dilakukan sang penulis. “Tulisan mampu mengabadikan momen yang kita inginkan,” ujar Sunudyantoro kala itu di Ambarukmo My Resto Sleman, Rabu (05/02).

Ia menuturkan, dalam menulis narasi sebuah perjalanan bentuk  feature bisa menjadi pilihan. Dikemas dengan pendekatan Human interest dan reportase yang lengkap, setiap peristiwa dapat dituangkan secara ringan dan menghibur. Dalam kebahasaan, variasi padanan kata berperan penting untuk menghilangkan kesan kebosanan dalam menulis. “Maka dari itu penulis yang baik ialah pembaca yang baik pula,” ucap Sunudyantoro yang juga penulis di Majalah TEMPO edisi khusus 100 Surga Indonesia .

Ia menjelaskan tak hanya dengan tulisan, dokumentasi saat perjalanan pun perlu diperhatikan untuk menambah portofolio narasi. Selain Sunudyantoro, pemateri kedua sekaligus Fotografer TEMPO, Noveradika Priananta menuturkan beberapa tips untuk menghasilkan foto yang menarik nan bercerita tentang tempat yang dituju. “Harus bisa bikin foto lain daripada yang lain,” ujarnya di hadapan peserta yang berasal dari berbagai daerah.

Sambil mengajak diskusi dan simulasi fotografi,  Dika menambahkan foto yang  diambil bisa landscape tentang pemandangan yang berkesan, simbol-simbol tempat tujuan, atau adat kehidupan masyarakat setempat. Lanjutnya, ia menyarankan melakukan riset untuk memperoleh informasi lengkap baik secara sejarah, budaya, dan sosio-kultural tempat tujuan. “Tidak hanya foto yang lebih dekat, dengan berkomunikasi, kita pun bisa lebih akrab dengan warga setempat,” tutur dika. [Hikmat Syahrulloh]

Comments

comments