Surat Ultimatum Sempat Hilang

84

Bumi Siliwangi, isolapos.com

Konsolidasi yang dilakukan di aula Pusat Kegiatan Mahasiswa, Selasa (3/5)

Badan Eksekutif Mahasiswa Republik Mahasiswa (BEM Rema) kembali berkonsolidasi perihal surat ultimatum yang dilayangkan kepada pihak rektorat di aula Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Selasa (3/5).

Hamdan Ardiansyah selakui Menteri Dalam Negeri BEM Rema, menjelaskan, surat ultimatum yang dilayangkan kepada pihak rektorat sempat hilang. “Dari surat itu, Bu Ratna (staff rektorat – red) yang mengambil, dan mendapat disposisi dari rektor,” ujar Hamdan.

Disposisi yang dimaksud, menyatakan, peraturan rektor yang sudah dijalankan akan tetap berjalan dan rektor mempertanyakan kelegalitasan BEM. “Sampai sekarang juga belum ada jawaban yang jelas terkait ini (disposisi – red),” tambah Hamdan.

“Ternyata, sampai sekarang hal ini (surat ultimatum – red) tidak ditanggapi dengan serius oleh pihak rektorat,” tambah Ali Mahfud selaku Presiden BEM Rema.

Ali menambahkan, jika rektor masih tidak serius menanggapi surat ultimatum tersebut, maka ia akan segera mengambil tindakan. “Kita akan mengadakan aksi penolakan yang lebih besar dari sebelumnya,” tambah Ali. [Fikri Fasha]

Comments

comments