Mahacita UPI Gelar Pelatihan Lingkungan Hidup

90

Rahman Leuweung saat memberikan materi falsafah sunda pada Pelatihan Lingkungan Hidup Mahacita, di Gedung University Center UPI, Sabtu (14/4)

Bumi Siliwangi , isolapos.com-

“Di Indonesia, sungai adalah toilet terpanjang,” kata Pembina Mahasiswa Pecinta Alam (Mahacita), Cecep Darmawan. Ia menambahkan, di negara-negara maju perumahan warga menghadap ke sungai. “Mereka menyadari pentingnya peran sungai dalam kehidupan,” ujar Cecep.

Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya di kegiatan Pelatihan Lingkungan Hidup yang diselenggarakan oleh Mahacita di Univercity Center Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Sabtu (14/4).

Selain itu, menurut Rahman ‘Leuweung’, salah satu pemateri dalam kegiatan tersebut, sungai merupakan sumber peradaban. Oleh karena itu, berbagai bentuk eksploitasi terhadap sungai harus dihentikan. “Kalau kata orang tua dulu, kini sudah saatnya membenahi dunia,” ujarnya saat menyampaikan materi mengenai falsafah Sunda.

Falsafah Sunda merupakan salah satu materi yang harus dipahami oleh para peserta Pelatihan Lingkungan Hidup yang terdiri dari anggota Mahacita. “Ini merupakan dasar dari semua hal tentang alam yang sedang kita pelajari,” ujar ketua pelaksana, Kiki Deski.

Kiki mengatakan, selain untuk berbagi ilmu, program tersebut adalah tahap awal dalam mensosialisasikan kurikulum lingkungan hidup yang saat ini sudah digalakkan pemerintah Jawa Barat dalam pendidikan formal. Mengingat kurikulum ini belum dilaksanakan secara merata di berbagai daerah di Indonesia, Kiki merasa perlu mensosialisasikannya. “Ini akan kami sosialisasikan kepada forum mahasiswa pecinta alam se-Indonesia,” jelas Kiki. Rangkaian kegiatan Pelatihan Lingkungan Hidup ini ditutup dengan kegiatan menanam pohon, Minggu (15/4). [Dini Ehom]

 

Comments

comments