Iwan : Salahkan UPI, Jangan Kami Para Guru

66

Bandung, Isolapos.com-

Sejumlah guru sedang melaksanakan tes Ujian Kompetensi Guru di SMPN 4 Bandung, Selasa (9/10).

“Kalau hasilnya jelek yang salah Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), donk! Jangan salahkan kami para guru.” Hal tersebut dilontarkan oleh Sekretaris Jenderal Federasi Guru Independen Indonesia, Iwan Hernawan terkait permasalahan Uji Kompetensi Guru (UKG) saat ditemui oleh dari isolapos.com di SMAN 9 Bandung (8/10).

UKG yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dipandang Iwan hanya sebuah proyek-proyekan belaka.  “Kalau mau bener-bener meningkatkan kualitas  guru, maka berikanlah pendidikan guru yang baik,” tutur Iwan. Iwan mengungkapkan bahwa salah satu faktor yang menyebabkan banyaknya guru yang gagal dalam UKG adalah lemahnya peran Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan (LPTK). “Sekarang kalau guru jelek, yang salah UPI. Sertifikasi dikeluarkan oleh UPI, mengapa UPI mendukung UKG?” ujarnya mempertanyakan.

Iwan mengatakan bahwa hari ini guru hanya diajarkan untuk mengajar, bukan untuk mendidik. Terbukti dalam jangka waktu 1 hingga 2 tahun, seseorang dapat menjadi seorang guru. Iwan menceritakan bahwa dulu untuk menjadi seorang guru, ia harus masuk Sekolah Pendidikan Guru (SPG) terlebih dahulu, setelah itu melanjutkan ke IKIP. “Sekarang SPG dibubarkan, IKIP dibubarkan. Mau kemana pendidikan Indonesia ?” tanyanya.

Iwan mengharapkan agar para guru tidak hanya menjadi seorang pengajar, tapi harus menjadi seorang pendidik. “Untuk jadi pengajar mudah. Jadi pendidik, itu yang berat,” tuturnya. Maka revitalisasi LPTK lah yang diajukan oleh Iwan untuk dapat menjadi salah satu solusi. “Jangan gagalkan produknya kalau kualitas guru jelek, salahkanlah UPI-nya,” tutupnya. [Lia Anggraeni]

 

 

Comments

comments