Inovasi NETRAVEST: Rompi Pintar untuk Dukung Mobilitas Mandiri Penyandang Tunanetra

1

Mobilitas harian di ruang publik sering kali menjadi tantangan besar bagi penyandang tunanetra. Sering kali fasilitas di jalan tidak ramah bagi penyandang disabilitas seperti, jalur pemandu (guiding block) yang terhalang tiang atau trotoar yang rusak, parkir di trotoar, pedagang, sehingga menyulitkan untuk berjalan dan rentan memicu kecelakaan. Menjawab permasalahan nyata ini, hadirlah inovasi teknologi asistif bernama NETRAVEST sebuah rompi pintar yang dirancang untuk meningkatkan keselamatan sekaligus kemandirian mobilitas tunanetra.

Gambar Pengujian kepada Tunanetra (Sumber: Tim Netravest)

Tingginya Risiko Kecelakaan di Ruang Publik

Data dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat hampir 2,2 miliar penduduk dunia mengalami gangguan penglihatan. Di Indonesia, terdapat sekitar 8 juta jiwa yang hidup dengan gangguan penglihatan, 1,6 juta di antaranya mengalami kebutaan total. Kondisi infrastruktur yang minim menempatkan kelompok disabilitas netra pada risiko tinggi. Riset menunjukkan bahwa sebanyak 67,5% penyandang tunanetra pernah mengalami insiden serius yang mengancam keselamatan, dengan 23% di antaranya adalah kecelakaan lalu lintas. Meski alat bantu seperti tongkat putih umum digunakan, jangkauan tongkat masih terbatas dan tidak mampu mendeteksi rintangan setinggi dada atau kepala, seperti portal parkir atau ranting pohon yang menjorok ke jalan.

Apa Itu NETRAVEST

Gambar Fisik Rompi NETRAVEST (Sumber: Tim Netravest)

NETRAVEST hadir dalam wujud rompi pintar (wearable vest) pemilihan bentuk rompi bukan tanpa alasan yaitu karena rompi tidak mudah lepas, memberikan pembacaan sensor yang jauh lebih stabil dibandingkan perangkat di kepala atau tongkat yang terus berayun.

Gambar Diskusi dengan Dosen Pendamping (Sumber: Tim Netravest)

Rompi ini menggabungkan dua komponen utama Computer Vision yang berfungsi mengidentifikasi dan menafsirkan objek di sekitar pengguna. Sensor LiDAR (Light Detection and Ranging) untuk melakukan pengukuran jarak objek secara akurat dan real-time. Hal ini menjawab kebutuhan mendasar tunanetra yang kerap sulit memperkirakan jarak aman saat berjalan. Tidak hanya untuk navigasi jalan, NETRAVEST dilengkapi fitur pembaca nominal uang kertas. Fitur ini mempermudah pengguna bertransaksi secara mandiri tanpa bergantung pada orang lain. Untuk memberikan rasa aman ekstra, rompi terhubung dengan aplikasi NETRAVEST yang memungkinkan pihak pendamping atau keluarga memantau status perangkat serta melacak lokasi pengguna secara real-time.

Gambar Aplikasi NETRAVEST (Sumber: Tim Netravest)

Kehadiran NETRAVEST tidak hanya sekadar perkembangan teknologi, melainkan langkah nyata dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) Poin 10 mengenai Berkurangnya Kesenjangan. Inovasi ini juga selaras dengan agenda penguatan perlindungan hak-hak disabilitas, dengan membuka akses yang lebih setara bagi penyandang disabilitas netra untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, hingga dunia kerja.

Penulis: Najwa Adistia Nisrina

Referensi:

World Health Organization. (2026) Blindness and vision impairment. Tersedia di: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/blindness-and-visualimpairment (Diakses tanggal 2 April 2026).

Brunes, A. dan Heir, T. (2021) ‘Serious life events in people with visual impairment versus the general population’, International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(21), pp. 11536

You might also like